“ SORRY, I Love U “
Tanpang pas – pasan dan hanya bermodalkan kepintaran, Dava sering nggak PD saat naksir pada cowok. Makanya sampai 1 SMA pun. Dava tetap menyandang gelar jomblo.
Sikap Dava yang dinilai aneh sama teman – temannya, membuat Dava dijauhi oleh mahluk yang namanya Cowok. Jadi penyakit gak PD-nya tambah parah. Sebenarnya Dava gak berharap ia dapat di taksir oleh cowok, tapi dia hanya ingin dekat dengan cowok yang ia taksir. Zaky, nama cowok yang ia taksir. Zaky taklain adalah cowok yang paling keren di sekolahnya. Bagi dia itu seperti mimpi, tapi ini bukan mimpi melainkan keberuntungan yang berpihak padanya.
Sepulang sekolah tadi, Dava mikirin pernyataan Cinta Zaky padanya. Bahkan, Zaky yang nembak Dava untuk jadi Pacarnya. Dan itu yang membuat Dava menjadi bahan pembicaraan anak – anak seisi sekolahnya. setiap kali dava berjalan semua cewek selalu menatapnya dengan tatapan yang sinis, ya mungkin saja mereka merasa iri kalo ternyata cowok terpopuler di sekolahnya memilih seorang Dava untuk menjadi pacarnya dibanding mereka yang notabennya lebih keren dan pantas untuk dipilih jadi pacarnya.
“ Gimana ? Aku udah ngasih kamu waktu seminggu buat mikirin jawaban kamu. Aku harap kamu gak nolak cintaku ini. " Zaky meminta kepastian dari Dava.
“ Jujur aja Zak, Aku gak yakin sama kata – kata kamu, kamu sadar gak kalo cewek – cewek cantik berharap menjadi pacar kamu. Dan harusnya bukan aku yang kamu pilih jadi pacar kamu yang jelas – jelas aku ga pantas. Coba kamu lihat keadaan kamu apa yang bisa kamu banggakan dari aku. “ Dava mengungkapkan kebingungannya yang beberapa hari telah mendominasinya.
“ Asal kamu tau Va, Aku suka sama kamu bukan karena Fisik kamu yang mungkin beberapa orang menganggap kamu tuh aneh, Tapi mereka salah aku tuh suka kamu karena aku suka sama kepribadian kamu. Kamu mampu membuat aku tersenyum karena melihat sikap kamu. ” Zaky mencoba meyakinkan Dava.
“ Tapi ini kayak mimpi buat aku Zak. ?! “
“ Tapi aku memang cinta sama kamu
“ Asal kamu gak malu punya pacar kaya aku, Aku mau. “ Pipi Dava menjadi memerah karena untuk pertama kali ia di tembak oleh cowok.
“ Horee !!!! aku diterima. “ teriak Zaky sontak semua orang yang melihatnya di kantin sekolah tertawa melihat Zaky dari tadi teriak – teriak.
Siang hari setelah seminggu Dava dan Zaky pacaran. Dengan senyum merekah. Dava berjalan menuju kelas Zaky. Sebenarnya Dava sendiri berniat ingin memberikan Surprise buat Zaky. Tapi sayang sesampainya di depan kelas. Dava mendengar pembicaraan Zaky dengan Tommi, sahabatnya.
“ Mi, sekarangkan Gw udah berhasil ngedapetin Dava. So, Gw mau menagih janji Lo. Mana uang taruhannya. “ kata Zaky sambil mengulurkan tangannya kepada tommi. Tommi hanya diam dan pasrah sambil merogoh Uang dari sakunya.
“ Eh, Kalo Gw boleh nanya lo udah berhasil dapetin apa dari si Dava.” Tanya Dava.
Belum sempat Zaky menjawab. Dava masuk sambil mengusap air matanya, lalu ia lempar kado yang akan ia kasih kepada Zaky.
“ A… Aku gak nyangka kamu kayak gini, Zak! Padahal selama ini aku kira kamu cowok yang beda sama cowok lain. Tapi ternyata kamu … !! “ sambil menangis Dava lari meninggalkan Zaky.
***
Semalam dapa tidak bisa tidur, dia memikirkan kejadian tadi siang, Dava benar – benar sedih dan tak dapat mempercayainya. Sampai – sampai ayah ibunya yang tak tahu apa – apa menjadi pelampiasan kemarahannya.
Keesokan harinaya saat Dava baru datang, dia terkejut setangkai Mawar Putih ada di atas tempat duduknya. Dava mengambil bunga itu dengan heran ia membaca kartu yang ditaruh disamping mawar itu.
“ Maafkan aku, Dava! aku gak tak bermaksud melukai kamu. From Zaky. “
Dengan langkah bergegas, Dava keluar dari kelasnya. Dia melihat Zaky tersenyum padanya. Sepertinya Zaky ingin menghampirinya. Tapi lagkah sami terhenti saat Dava membuang bungan darinya, Zaky hanya menghela nafas panjang sambil tertunduk lemas.
“ Dav, kamu kasih marah sama aku ? “ Tanya Zaky
Jawaban Dava seperti petir dihatinya, membuat matanya berkunang – kunang. Zaky mencoba menegakkan tubuhnya yang lemas. “ Aku janji aku gak bakalan melakukan itu lagi. “
“ Gak, dari dulu aku maafin kamu. “ Kata Dava. Dia lalu pergi meninggalkan Zaky. Zaky dan anak yang ada disana hanya bisa terdiam melihat Dava yang pergi meninggalkan Zaky.
Dan hingga saat ini Dava tidak bisa melupakan penghianatan yang dilakukan oleh Zaky terhadapnya. Dan itu membuat dia semakin tidak percaya terhadap cowok.









0 komentar:
Posting Komentar
[url=http://www.textspace.net][img=http://http://img387.imageshack.us/img387/3394/162038488ee951ahg8.gif][/url]